Tuesday, September 06, 2005

Kecelakaan pesawat Mandala, Medan

Kaget dan sedih mendengar kecelakaan pesawat Mandala di Medan kemarin (Senin, 5 September 2005) dengan rute Medan-Jakarta. Hampir 150 orang meninggal. Turut berduka cita buat seluruh korban & keluarganya. Raja Inal Siregar, ayah salah satu temen gue, Ita, juga jadi korban. Juga menurut Clodi, ada keluarga teman Plano lainnya yang meninggal juga. Gue baru malamnya melihat beritanya di TV, tragis sekali kondisi korban2nya, nggak bisa dikenali. Kata Ibu gue, TV-TV juga meminta maaf karena nggak sempat mengedit gambar karena umumnya siaran langsung.


Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Picture: CNN (gambar kiri); Kompas/Ahmad Arif (gambar kanan)


Berita terkait:
CNN: Indonesia jet crash kills 147
Kompas:
- Kecelakaan Mandala di Medan, terbesar setelah Garuda 1997
- Penyebab Kecelakaan Diumumkan Selasa
- 47 orang berhasil diidentifikasi
Detik.com:
- Daftar nama 15 penumpang yg selamat
- Rumah Kos ikut tertimpa Mandala dan Terbakar
- Kotak hitam Mandala ditemukan

Sebagai orang yang sering harus pergi tugas pake pesawat, jadi agak deg-degan juga nih, walau gue tau, semuanya kehendak Allah, kita kudu berdoa, berusaha dan pasrah. Gue naik pesawat seringnya ke luar negri dan pakai maskapai asing. Entah kenapa rasanya kok lebih deg-degan kalo bepergian dalam negri pakai maskapai nasional. Apalagi suami dan bapak gue sering travelling ke daerah-daerah seperti Makasar, Medan, Balikpapan, Pontianak, Buyat, Manado, Papua, Soroako... dan pesawatnya/maskapainya ya kadang tergantung jadwal dan budget. Duh, moga2 sistem transportasi di Indonesia serta segi keselamatannya bisa jadi makin baik ya...

Hari ini aja udah berita kayak gini di Kompas: Akibat Gangguan Teknis, Garuda Mendarat di Pekanbaru